Wednesday, 25 September 2013

tempat duduk itu

saat aku pergi bertemu ilmu di kampus ku
aku belajar arti pengertian
berangkai angka dan kata untuk memahami

setelah ku tutup buku ilmu di otakku
ku melangkah ke tampat duduk itu
selalu ku tatap orang lewat
melihat keragaman hidup bermartabat

kulihat wanita berjilbab
tampak indah rupawan tertatap
berikan dahaga mata akan keajaiban dunia
berikan kesempatan untuk mengejar pahala

tempat duduk itu
menjadi saksi aku dan mataku
melihat bayang manis wajah lugu
menatap optimis wajah manis

aku akan kejar mimpi ku
untuk ku jadikan mahar untukmu
wanita berkerudung
tunggu lah aku

Serengseng sawah,
Jakarta 26 september 2013

Wednesday, 4 September 2013

menunggu

hampir setahun sudah
kumasuk dunia dewasa
dunia yang disebut mahasiswa
disaat logika dan fakta berbicara
namun manipulasi pun ternyata ada

aku beranjak dari masa remaja yang menyenangkan
saat tugas dan laporan tak jadi sebagai beban
saat kehadiran bukan sebagai acuan untuk ikut ujian

namun sekarang berbeda berjauhan
kemandirian adalah sebuah jawaban
bukan berpangku tangan

aku harusa menunggu menjadi sarjana yang beneran
yang mampu membawa indonesia maju kedepan
bukan sebagai pembual kehidupan atau peradaban

indonseia tunggu aku menjadi seorang ilmuwan 

Friday, 19 April 2013

sungguh mati

Bukan sekali ku rasa jatuh hati
Bukan sekali ku rasa jatuh cinta
Tapi mengapa kini aku tak sanggup
Menahan diri untuk tak berbuat gila (gila gila)
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Cintamu membuat aku melayang jauh
Ingin ku katakan cintaku kepadamu
Agar segera bisa ku cumbu dirimu
Reff:
Jangan kau tolak cintaku
Aku tak siap bila kau bilang tidak
Aku akan mencintaimu
Sepenuh jiwa hati, sepenuh segalanya
Sebut saja apa yang engkau mau
Borobudur kan ku bangun untukmu
Cintamu membuat aku melayang jauh
Sungguh mati aku inginkan dirimu
Sungguh mati aku cinta kepadamu
Repeat reff
Sungguh mati aku cinta padamu
Sungguh mati aku rindu padamu
Sungguh mati aku cinta padamu
Sungguh mati aku rindu padamu

Saturday, 6 April 2013

rasa cerita



saat ku menatap wajah gadis yang ku suka...

ku tatap ia dengan apa adanya....

bukan karena ku ingin memilikinya...

hanya untuk kagum atas ciptaan Tuhan terhadapnya...

jika muncul perasaan cinta maka tahanlah jika tak siap kecewa...

bukan ungkapan saja yang ku berikan.....

aku suka dia apa adanya maka kutunjukan apa perasaan yang ada....

ku tak menutupi gejolak rasa karena aku belum pernah berpunya cerita....

ya cerita akan berdua saja dengan wanita, ku hanya berusaha menggapai angkasa...

hanya untuk membuktikan padanya bahwa aku bisa berguna....

bagi nusa bangsa dan agama....

ku harap bisa bersahabat dengan dia namun bukan untuk memilikinya saat ini.....

aku takut akan siksa jiwa yang terbelenggu akan sikap kecewa.....

karena aku ingin dia bebas memilih hidupnya....

aku ingin dunia melihat aku dengan gudang prestasi akan waktu yang ku punya sekarang.....

Tuesday, 3 July 2012

perumusan kasih abadi

kenapa rasa ini tak bisa di bohongi
membikin hati menjadi duri
menusuk untuk menembus usus
hingga terurai dalam kubangan sungai

rasa untuk memiliki dan menikmati
sebuah hati atau diri pribadi
tak pernah terjadi di kenyataan ini
tapi untuk saat ini bukan nanti

ingin ku rombak semua asbak
hingga perokok tak bisa kongko
hanya dapat melongo layaknya perangko
maupun tikus dalam semak

bahwa aku membuat keputusan untuk mu
aku akan mengejar walau nanti tak sampai
aku akan ikhlas memberikan dirimu kepada yang lain
dan akan ku cari pengganti yang mungkin berbeda dari dirimu

Sunday, 10 June 2012

seberkas sikapmu ibu

aku terlahir hanya dengan tangis
berlari dari sebuah angan manis
mengambang dalam rahim tipis
hingga terjadi kejadian dramatis

tubuhku yang mungil tanpa baju
kau selimuti dengan badan lesu
karena memperjuangkan nasibku
tak mampu aku mengingat akan hal itu

sekarang kau selalu ada disampingku
menasihatiku tanpa mengenal waktu
disaat malam atau siang memburu waktuku
hingga mata terpejam menunggu

seberkas sikapmu ibu
aku hanya termangu
tanpa bisa membalas itu
pengorbanan waktumu

maaf hanya itu terucap manis dari bibir tipis
aku pun ingin membuatmu menangis
tapi bukan karena hal tragis
melainkan sebuah pembuktian magis
menyulapku menjadi seorang optimis

aku sudah menapaki kedewasaan umur
menjadi sebuah magnet mengukur
didalam hati terbaik untuk menghibur
mengajakmu menjadi bagian membusur
hingga mencapai sebuah sumur

tak ada ucap terindah melainkan kata
kata terbaik dalam kalbu indah merona
membikin jiwa meronta untuk berada
selalu memberikan terima kasih dalam setia

jasamu adalah baktiku pada bangsa
terima kasih kucup lagi demi rasa bangga

Muhammad Fahmi
Bogor, 10 juni 2012

Tuesday, 29 May 2012

Menyukai

saat pertama
saat kehadiranmu
bagaikan hal
yang tabu dalam hidupku

ku ingin pandangi
tapi tak sanggup
ku ingin sapa
tak sanggup juga

ku cinta
tapi dalam diam

karena kesucianmu
aku tak mau menghancurkan masa depanmu

karena
tali suci akan menjadi saksi cintaku padamu

ini sebuah puisi untuk seorang wanita yang sepatutnya kita hormati